Jika anda menginginkan kebahagiaan, inilah kunci kebahagiaan anda. Anda menjadikan akhirat sebagai tujuan tertinggi dalam kehidupan ini, tapi tidak melupakan bahagian kenikmatan yang halal di dunia. Anda bekerja dan berbisnis semata untuk Allah, namun anda tidak melupakan gaji dan keuntungan yang anda perlukan untuk membangun kehidupan ini. Bahagia di dunia, bahagia pula di akhirat. Anda mau?

Saya percaya, siapapun anda, menginginkan kebahagiaan di dunia ini, betul? Anda ingin memiliki keluarga yang bahagia, pekerjaan yang sesuai keinginan anda, karir sebagaimana yang anda harapkan, penghasilan yang bisa memenuhi segala kebutuhan anda, dan segenap kebahagiaan menurut definisi anda.

Untuk itulah anda bekerja siang dan malam, setiap hari minimal 5 hari dalam seminggu. Untuk memperoleh kebahagiaan sebagaimana anda inginkan. Apakah anda mendapatkan kebahagiaan itu?

Mohon maaf saya menyangsikan kerja keras yang anda lakukan berujung pada kebahagiaan. Yang seringnya terjadi adalah beban pekerjaan yang tinggi menyebabkan stress yang tinggi pula. Persaingan di tempat kerja, atasan yang tidak menghargai pekerjaan anda, anda tidak merasa disupport oleh atasan dan seabreg permasalahan lainnya.

Apa jalan keluar yang biasanya anda tempuh untuk menghilangkan kepenatan akibat bekerja ? Yes, anda butuh berlibur. Makanya jika anda perhatikan, hari sabtu dan minggu tempat wisata penuh dengan orang-orang yang berkunjung. Apa yang mereka cari? Mereka mencari kesegaran pikiran setelah lelah seminggu bekerja. Apa dengan apa yang mereka lakukan kebahagiaan di dapatkan ? Menurut saya, mereka tidak mendapatkan kebahagiaan. Kesenangan iya didapatkan, sedangkan kebahagiaan tidak.

Dan pola itu terus berulang, bekerja keras saat work day, dan menghabiskan week end untuk mencari kesenangan. Apakah kebahagiaan didapatkan? Tidak sama sekali. Saat usia sudah lanjut dan tidak produktif lagi. Tenaga sudah berkurang. Anda sudah mau mendekati pensiun, barulah biasanya kesadaran itu muncul. Selama ini berjibaku dengan pekerjaan memang menghasilkan kekayaan dan jabatan sebagaimana yang diinginkan. Namun itu semua tidak equal dengan kebahagiaan yang didapat.

Ibarat fatamorgana di padang pasir. Banyak orang melihat dari kejauhan genangan air yang bisa menghilangkan dahaga di tengah panas padang pasir, setelah didekati itu hanya fatamorgana. Dari kejauhan anda membayangkan kerja keras yang anda lakukan untuk memperoleh uang dan jabatan bisa memberikan anda kebahagiaan. Setelah anda mencapainya kebahagiaan tidak didapatkan.

Inilah Kunci Kebahagiaan anda

Allah Swt sesungguhnya telah memberikan tuntunan kepada kita bagaimana kunci memperoleh kebahagiaan di dunia ini, sebagaimana firman-Nya :

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi┬Ł (QS. Al Qashshash: 77)

Ternyata inilah kunci kebahagiaan itu. Allah Swt memerintahkan kepada kita untuk menjadikan akhirat, yaitu ridha Allah sebagai orientasi dari kehidupan kita. Berkeluarga untuk tujuannya mencari ridha Allah, berbisnis untuk ridha Allah, bekerja untuk ridha Allah. Dan Allah juga mengingatkan kita untuk tidak melupakan bahagian dari dunia kita. Apa yang kita peroleh di dunia ini halal dinikmati oleh kita, itulah bagian dari hak kita di dunia ini. Dan hak yang kita ambil dari kenikmatan dunia ini sesuai dengan apa yang kita butuhkan, agar bisa menjadi bekal untuk hari akhir.

Jika yang anda lakukan adalah sebaliknya. Anda mengejar kenikmatan dunia, menumpuknya, menjadikannya sebagai tujuan hidup. Anda akan melupakan tujuan hidup yang sesungguhnya yaitu memperoleh ridha Allah Swt. Anda hanya akan mendapatkan kenikmatan dunia saja tapi di akhirat termasuk orang yang merugi. Sebagaimana firman-Nya:

Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan. (QS. Hud 15-16)

Mau ngobrol sama saya ? Follow twitter : @bonnisc atau Like saya di Facebook